Sunday, January 22, 2012

Sunday Afternoon ~ Dago Tea House (part II)

Hari minggu ini, seperti biasa saya datang ke Sunday Afternoon ~ Dago Tea House. Semenjak beberapa minggu lalu, saya mulai rutin datang ke acara ini, bernostalgia dengan lagu-lagu lawas yang dibawakan oleh band Sunda Bitel, Shake and Bape serta Rheza. Namun, tidak seperti biasanya hari ini saya datang selepas magrib karena siang ini saya terlelap setelah ikut car free day di pagi harinya.

Sebelum saya datang ke Sunday afternoon, saya sempat berpikir "saya datang atau tidak ya hari ini?" saya takut ketika saya datang kawan-kawan sudah pulang karena acara telah selesai. Ternyata, sesampainya di Dago Tea House acara justru sedang meriah karena ada serombongan orang dari Jakarta yang sedang menyaksikan Sunday Afternoon. Betapa terkejutnya saya karena penonton lebih banyak dari sebelumnya bahkan ada salah satu penonton dari Jakarta itu yang menyumbangkan beberapa buah lagu dan pilihan saya untuk datang hari ini memang tidak salah.
Setelah membawakan beberapa lagu, penonton yang bernama Renata ini pun pulang bersama rombongannya itu. Lalu tinggalah personil Sunda Bitel, Rheza dan beberapa penikmat setianya yang masih berada di Dago Tea House sampai adzan isya menjelang. Namun sayang, pada acara hari ini Shake and Bape berhalangan hadir karena ada keperluan pribadi.
Sepeninggal rombongan dari Jakarta tadi, beberapa kawan sempat ikut menyumbang suara dan tibalah saya yang didaulat untuk bernyanyi. Sudah beberapa kali saya diminta ikut berpartisipasi namun selalu saya tolak dengan alasan "suara saya tidak bagus" entah kenapa hari ini saya memberanikan diri untuk ikut bernyanyi, padahal saya tidak pernah berani untuk bernyanyi di depan orang yang belum lama saya kenal. Dengan bermodal suara pas-pasan saya pun menyanyikan sebuah lagu dari Richard Marx-Now and forever. Gemetar, malu, takut salah, itulah yang saya rasakan ketika bernyanyi. Setelah selesai bernyanyi, ternyata penampilan saya mendapatkan respon positif dari kawan-kawan yang notabene sudah mempunyai jam terbang lebih dahulu dari saya. Mereka memberikan semangat dan spirit yang membuat saya semakin ingin bernyanyi dan berlatih, memang bukan untuk menjadi seorang penyanyi profesional, tetapi untuk menghargai apresiasi yang diberikan kawan-kawan terhadap saya. Mereka memberikan respon yang diluar dugaan saya dan mulai hari ini saya berpikir dan merasa bahwa mereka merupakan keluarga baru saya disini.

Saya merupakan orang baru dilingkungan ini, dikomunitas ini, tetapi mereka menganggap saya seperti seorang kerabat lama yang baru saja datang dan baru saja bergabung lagi. Tidaklah mudah mencari atau mendapatkan kawan-kawan yang dapat menerima kita apa adanya dan hal itu saya dapatkan dari Sunday Afternoon ini. Sebagai seorang perantau, kawan baru dan (mungkin) keluarga baru sangat dibutuhkan untuk (mungkin) menggantikan keluarga yang jauh disana. Saya bersyukur mengenal mereka dan bersyukur karena dapat dekat dengan mereka.
Bertemu mereka setiap minggunya merupakan hal yang saya nantikan, itulah alasan saya untuk tetap hadir hari ini meskipun acara sudah separuh jalan.

Akan ada minggu-minggu selanjutnya dimana saya akan selalu datang untuk Sunday Afternoon ini, dimana saya akan bertemu keluarga saya setiap minggunya.

Oh iya, minggu depan kemungkinan Sunday Afternoon akan libur karena pagi harinya akan memeriahkan Car Free Day di Buah Batu, jadi bagi kawan-kawan penikmat tembang-tembang lawas dipersilahkan hadir di acara car free day minggu depan di buah batu.

Come and join with us next week :)

No comments:

Post a Comment