Friday, May 25, 2012

Sang Malam


Awalnya aku tidak tahu kamu siapa
Hanya teman pengisi malamku yang hampa
Tapi ternyata kamu seorang yang begitu istimewa
Dan ternyata kita adalah sejiwa

Lambat laun aku tahu sedikit tentang dirimu
Dari mulai hal besar sampai hal yang kecil
Dari hal yang kamu suka maupun tidak
Kamu sungguh unik juga menarik

Tapi mengapa kamu masih sendiri
Tidak adakah yang bisa mengisi relung itu
Tidak adakah yang bisa menjangkau sepimu
Aku sendiri tidak tahu, apa yang kurang dari dirimu

Banyak kelebihan yang kamu punya
Tapi seolah kamu simpan tanpa mau kamu tunjukkan
Wahai seorang disana
Tidak inginkah kamu berdua
Atau bersama orang yang kamu cinta


NM

Tuesday, May 22, 2012

Bicara Hati

Disaat rindu bergejolak
Mengapa kata tidak dapat terucap
Hanya jemari yang menari
Mengisahkan lara dihati

Laraku mungkin bukan urusanmu
Ini memang sepenuhnya tentangku..asaku
Tapi bisakah kamu sedikit mengerti
Tentang isi hati ini

Menjadi karang yang kokoh tak selamanya dapat berdiri tegak
Ada saat dimana karang itu dapat hancur
Diterjang atau dihempas sang waktu
Pernahkah kamu berpikir tentang itu?

Aku disini tetap berdiri
Menunggu sang waktu datang
Menghempas karang
Menjadi hancur tak berbekas
Kemudian sirna ditelan waktu


NM

Ketika Angin Berbicara

Jika Angin dan Air merupakan satu kesatuan
Mengapa mereka tidak dapat bersatu
Mengapa mereka memilih untuk berjalan masing-masing

Air selalu tenang di peraduannya
Walaupun sesaat dapat bergejolak tapi tak tentu datangnya

Angin selalu datang dan pergi tanpa tahu arah
Tapi selalu tepat menghembuskan impian dan harapan

Air dan Angin, dapatkah kalian saling mengisi
Mengisi Alam ini dengan suatu harmoni

Bisakah Angin berhenti sejenak mengikuti arah Air
Ataukah Air yang harus berjalan mengikuti ritme Angin
Entahlah..semuanya hanya rahasia Alam yang tak kunjung ada jawabannya...


NM

Angin dan Air

Setiap kata yang keluar dari mulutmu, bagiku adalah suatu harapan
Tetapi bagimu hanyalah suatu kiasan
Yang bahkan tidak pernah ingin kamu realisasikan

Mana yang kamu sebut cinta, sayang atau apapun tentang perasaan
Semua itu bagai angin yang datang perlahan..lalu menghilang

Iya angin, yang dapat datang kapan saja semaunya
Itulah diriku bagimu
Yang hanya datang disaat kamu butuh, kamu ingat atau saat sekelebat bayangku hadir dalam pikiranmu

Bagimu, aku tak lebih dari itu
Meski untukku, kamu adalah air yang selalu mengisi relung hampa yang selalu haus akan kata CINTA


NM

Tentang Cahaya

Memandangmu dalam gelap malam, seakan ada cahaya yang berpendar ke arahku
Namun hanya sekejap...lalu menghilang

Tidak bisakah hadirmu bertahan beberapa saat
Agar aku tidak dapat merasakan gelap gulita yang selama ini aku rasa

Sudah cukup gelap yang selama ini aku rasa
Aku hanya ingin secercah cahaya darimu
Tapi, kamu seolah enggan membagi cahaya kecilmu

Kamu seolah sirna ditelan kelamnya malam, yang selalu mencekam

Mudah bagimu untuk memberikan cahaya kecil itu
Begitu mudahnya sampai kamu tidak ingin membagi lebih dari itu

Sekelebat sinarmu hanya sebagai penerang sesaat
Tanpa ingin kamu bagi lebih lagi..dan lagi..


NM

Monday, May 14, 2012

Merci Dieu

Pernah kepikiran gak sih kalau segala kesulitan atau segala kesusahan yang kita rasain sekarang akan berbuah manis di suatu saat nanti, entah sebulan,dua bulan lagi, atau bahkan beberapa tahun ke depan??

Jujur, gw lagi merasakan saat-saat yg bisa dikatakan "manis" itu sekarang. Mungkin terlalu cepat sih kalau gw memutuskan saat ini adalah buah dari apa yang gw rasakan beberapa waktu yg lalu, tapi ya beginilah adanya.

Berawal dari lingkungan baru gw sekarang yang bisa dibilang orang-orangnya cukup menyenangkan, kegiatan gw yg semakin mengasyikan serta beberapa berita baik yang datang silih berganti. Gw merasa hal-hal seperti yang gw sebutin tadi itu merupakan buah dari rasa yang ga enak yang pernah gw alamin sebelumnya.

Well, buat gw enak atau engga apa yang gw rasain atau gw jalanin itu ya udah satu paket, yaitu satu paket hidup yang harus gw jalanin. Tapi seengganya hal-hal tersebut bisa jadi penyeimbang disaat gw jatuh, terpuruk, merasakan ketidak nyamanan atau kepahitan at the end gw selalu mikir di depan sana ada jalan yang enak, yang kalau gw berhenti di posisi tidak nyaman gw, pada akhirnya gw akan semakin lama untuk berkubang di dalam ketidak enakan dan ketidak nyamanan. So, berjalan terus adalah pilihan yang paling tepat karena akan semakin dekat dengan hasil yang "mungkin" lebih baik dari pada sebelumnya.


NM

Eeeer... -___-"

"Anjrit" cuma satu kata itu yang keluar tiap kali bayangan tatapan mata dan senyum tipismu melintas dipikiranku, entah mengapa aku tidak dapat mengalihkan pikiranku dr hal itu.Well, aku tidak secara sengaja menghadirkanmu disetiap waktuku.No, bukan itu..tetapi entah mengapa tatapan mata dan senyuman khas kamu itu selalu mengganggu hari-hariku.

Segala upaya telah aku lakukan untuk menghilangkan bayanganmu dari pikiranku bahkan dari benakku, tapiiiii..yang terjadi justru sebaliknya, bayang-bayang senyum "maut-mu" itu justru semakin jelas dan nyata, meskipun kamu entah berada di belahan bumi bagian mana, saat ini.

"Aaaaaaaaargghh..!!!" andaikan aku dapat berteriak di depanmu saat ini, ingin aku berteriak sekencang-kencangnya dan berkata "Kamu tau ga sih kalo tatapan mata dan senyuman kamu itu...aaah..sudahlaaah" daripada terlalu banyak berkata, lebih baik aku lumat saja bibirmu... dan setelahnya aku berkata "Kamu tau ga sih kalo bibir kamu ini penyebab aku benci sama senyum kamu yg selalu menghantuiku dan satu lagi, tatapan matamu itu...seolah-olah mengikutiku"

Aaaaaah..udah-udah..jadi ga jelas gini kan... --"



NM

Friday, May 11, 2012

L'Arc-en-Ciel ~ World Tour 2012 @ Jakarta


Belakangan ini banyak sekali konser yang digelar di Indonesia, salah satunya  band rock asal Jepang, yaitu L’Arc-en-Ciel atau biasa dikenal dengan Laruku. Penantian panjang para penggemar L’Arc-en-Ciel akhirnya terbayar pada konser yang digelar Rabu (2/5/12).

Dibuka dengan pemutaran video yang menampilkan Hyde dalam bentuk robot di dua layar LED besar di sisi kanan dan kiri panggung serta satu LED yang memenuhi latar panggung. Video tersebut sebagai intro untuk menyambut para personil  naik ke atas panggung.

Usai video tersebut munculah sang vokalis Hyde bersama dengan Tetsuya (Bass) Ken (Gitar) serta Yukihiro (Drum) yang menghentak dengan lagu pertama Ibara no Namida, penonton pun ikut bernyanyi dan berjingkrak bahkan ada yang histeris meneriakan nama masing-masing personel. Kemudian disusul dengan lagu hits mereka yang lain seperti Chase, Good Luck My Way yang semakin memanaskan suasana konser malam itu.

Dipertengahan konser Hyde pun menyapa dengan bahasa Indonesia, “Halo Jakarta. Kami L’arc-en-Ciel. Kamu senang bertemu aku? Aku juga”. Lalu konser dilanjutkan dengan lagu Honey, Drink it Down dan Revelation, penonton pun kembali berjingkrak dan bernyanyi mengikuti irama musik yang upbeat.

Saat Hitomi no Jyuunin dan Forbidden Lover dinyanyikan, penonton larut dalam suasana haru bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata, begitu pun juga sang vokalis Hyde.

Suasana kembali ceria tatkala Ken, membacakan kisah perjalanannya ke Kota Tua serta membeli kado untuk Hyde di Pasaraya “Mantap! Mantap!” teriak Ken disela-sela ceritanya. Saat Ken tengah asik bercerita, Hyde pun sibuk membuka kado berupa wayang, miniatur gamelan, ganjelan pintu serta suling bambu. Ia pun didaulat ken untuk memainkan suling tersebut, karena Hyde tidak dapat memainkannya tawa penonton pun membahana melihat ulah kedua personil tersebut.

Keusilan personil lainnya adalah celotehan Tetsuya yakni “Halo, gua Suju dari Korea,opppss” yang disambut dengan tawa dari penonton. Lalu konser pun dilanjutkan dengan lagu Seventh Heaven, Drivers High, Stay Away, hingga Ready Steady Go, aksi panggung yang atraktif serta didukung tata visual panggung yang berkualitas dan berbeda di setiap lagunya, membuat penonton pun berdecak kagum.

Setelah lagu Ready Steady Go berakhir, tiba-tiba para personel Laruku meninggalkan panggung selama beberapa menit, sampai akhirnya penonton meneriakan “encore, encore,encore” berulang-ulang. Lima sampai sepuluh menit pun berlalu, ternyata dari layar LED muncul reff dari lagu Anata, penonton bersorak dan menyanyi bersama sambil berharap para personel Laruku akan muncul kembali. Tidak lama para personil pun bermunculan di panggung. Baru tiga bait lagu Anata dinyanyikan, tidak terasa gerimis mengguyur Lapangan D-Senayan, tempat diselenggarakannya konser. Turunnya gerimis hanya saat Anata dinyanyikan menjadi suatu momen yang paling tidak bisa dilupakan oleh para penonton saat itu.

Konser pun berlanjut dengan dibawakannya tiga lagu terakhir  yakni The Fourth Avenue CafĂ©, Link serta Niji. Sebelum Niji dinyanyikan, Hyde sempat menyapa para penonton dan mengucapkan rasa terima kasihnya "Terima kasih,Kamu senang?Aku juga. Kami datang ke Indonesia lagi. Terima kasih. Ini lagu terakhir," jelas Hyde dan 'Niji' pun dimainkan.

Di akhir konser para personel sibuk berpamitan dengan para penonton, terutama Tetsuya yang sibuk membagi-bagikan pisang dan permen serta bermain dengan pistol air mainannya.

Konser malam hari itu merupakan konser yang sangat spektakuler dan tidak dapat dilupakan oleh para Cielers (sebutan untuk para penggemar Laruku), dua jam terasa begitu cepat namun senyum puas terpancar dari para penonton. Penantian panjang untuk menonton idola mereka terbayarkan sudah. "Semoga L’Arc-en-Ciel dapat menggelar konser kembali dan lebih spektakuler di tahun-tahun mendatang" kenang para penggemarnya.

sept/cinq/deux mille douze : NM




Suasana saat akan memasuki Gate Konser Laruku


Tata cahaya dan visual yang spektakuler

Performance L'Arc-en-Ciel

Hyde - Vokal 

Tetsuya -Bass

Ken - Gitar

Yukihiro - Drum