Monday, April 23, 2012

Monsieur Vendredi


Tersimpan setumpuk pertanyaan di dalam benak ini, yang tak kunjung aku tanyakan kepada dia yang berhak menjawab segala pertanyaan, gundah, serta berbagai macam kebimbangan dan kebingunan.

Aku tidak akan dan tidak ingin memberondong kamu dengan pertanyaan retorika, atau pertanyaan yang membutuhkan jawaban-jawaban sulit atau bahkan pertanyaan yang jawabannya mengenai kepastian atau ketidak pastian,bukan itu yang ingin kutanyakan. Aku hanya ingin bertanya "Mengapa kamu seolah menghilang?" ada apakah disana seolah aku membuat suatu kesalahan yang membuat kamu berjalan mundur dan menjauh.

Tahukah kamu, sebulan yang lalu aku dihantui rasa bimbang dan ragu tentang menghilangnya kamu. Oke, mungkin kamu memang tidak menghilang, tetap ada disana di tempat kamu berpijak. Tetapi seolah kamu menghilang dari hari-hari yang pernah membuat aku tersenyum simpul, tertawa kecil bahkan sampai tertawa terbahak-bahak saat mendapat pesan-pesan singkat atau sekedar mendengar suara kamu saat kita berdiskusi tentang segala hal.

Iya, aku kehilangan semua moment itu. Waktu berkenalan kita memang cukup singkat, sangat singkat bahkan tetapi entahlah aku sudah merasa nyaman, kamu pun pernah mengungkapkan hal itu kepada aku. Tetapi semua seakan berubah. Aku sadar aku memang bukan siapa-siapa dan tidak tahu kamu seperti apa, mungkin aku belum mengenal kamu dengan baik dan terbawa oleh dalamnya jurang perasaan aku sendiri. Ya aku jatuh, jatuh ke dalam jurang yang  sangat dalam tanpa tahu cara untuk mendaki ke atas lagi. Tidak, aku tidak mati di dalam sana, saat ini aku sedang mencoba untuk mendaki ke atas agar aku dapat terus berjalan lagi.

NM

No comments:

Post a Comment